Postingan

Untaian Hikmah Sayyidina Ali bin Abi Tholib Karomallohu Wajhah

*_Sayyidina Ali bin Abi Tholib berkata :_* 1. Orang yang bodoh adalah yg menganggap dirinya tahu tentang makrifat ilmu yg sebenarnya tidak diketahuinya, dan dia merasa cukup dengan pendapatnya saja. 2. Orang yg alim mengetahui orang yg bodoh karena dia dahulunya adalah orang yg bodoh, sedangkan orang yg bodoh tidak mengetahui orang yg alim karena dia tidak pernah menjadi orang alim. 3. Orang bodoh adalah kecil meskipun dia orang tua, sedangkan orang alim besar meskipun dia masih remaja. 4. Alloh tidak memerintahkan kepada orang bodoh untuk belajar sebelum Dia memerintahkan terlebih dahulu kepada orang alim untuk mengajar. 5. Sesuatu menjadi mudah bagi dua macam orang, yaitu orang alim yg mengetahui segala akibat dan orang bodoh yg tidak mengetahui apa yg sedang terjadi padanya. 6. Ada dua orang yg membinasakanku, yaitu orang bodoh yg ahli ibadah dan orang alim yg mengumbar nafsunya. 7. Imam Ali a.s. menjawab pertanyaan seorang yang bertanya kepadanya tentang kesulitan dia berkat...

SEJARAH MASJID 'AT-THOHIRIYAH' EMPANG BOGOR

"SEJARAH MASJID 'AT-THOHIRIYAH' EMPANG BOGOR" Memasuki Kampung Empang, Kota Bogor, kita akan mendapati sebuah alun-alun di lapangan terbuka yang cukup luas. Di sisi Timur alun-alun terdapat sebuah masjid yang sangat bersejarah bagi perkembangan Islam di kota hujan itu, Masjid At-Thohiriyah, namanya. Berdiri di atas tanah seluas kurang lebih 750 meter persegi, masjid ini lebih di kenal sebutan Masjid AGUNG EMPANG. Masjid ini memiliki sejarah panjang karena dibangun pada 1817 (2 abad yang lalu). Masjid berbentuk joglo (panggung) ini merupakan masjid tertua di kota Bogor dan kabupaten Bogor. Saat itu, Empang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dan tempat kediaman bupati Bogor. Kedudukan bupati Bogor sebagai pimpinan pemerintahan dan pimpinan urusan agama Islam di Kota Bogor, yang salah satunya adalah Dalem Suryawinata (RH Muhammad Siradz) disamping sebagai bupati, ia dikenal juga sebagai pimpinan umat Islam di Bogor. Masjid Agung Empang dibangun oleh RH Muham...

Manaqib Habib Ahmad bin Alwi Al-Haddad (Habib Kuncung)

Gambar
Al-Habib Ahmad Bin Alwi Al-Haddad, HABIB KUNCUNG Beliau adalah al-Habib Ahmad bin Alwi al-Haddad, dilahirkan di Kota Ghurfah, Tarim, Hadhramaut tanggal 26 Sya'baan 1254H. Selain ayahandanya, guru-guru beliau, antaranya, adalah Habib `Ali bin Husain al-Hadar, Habib `Abdur Rahman bin `Abdullah al-Habsyi dan  Habib `Abdullah bin Muhsin al-`Athtas (Habib Keramat Empang, Bogor) . Oleh gurunya, Habib `Abdullah bin Muhsin al-`Aththas, beliau dipanggil dengan panggilan "Habib Kuncung" kerana kopiah kuncung yang selalu dipakainya. Maka terkenallah beliau dengan gelaran tersebut. Habib Kuncung amat mencintai para guru beliau. Dengan Habib `Abdullah Keramat Empang, beliau memiliki hubungan yang cukup akrab bak anak dengan ayah. Bahkan di mana pun ada Habib `Abdullah, pasti di situ ada Habib Kuncung. Hubungan ini berterusan sehinggalah gurunya ini wafat. Habib Kuncung pada asalnya menjalankan perniagaan dan berjaya menjadi seorang pedagang yang berjaya sehingga memiliki harta di S...

Manaqib Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi

Gambar
Manaqib Al-Habib Ali bin Muhammad bin Husein al-Habsyi رضي الله عنه. – Pengarang Mawlid Simtud Durar.     (Makam Al-Habib Ali Bin Muhammad Bin Husein Al-Habasy RA) Nasab Beliau: ‘Ali bin Muhammad bin Hussin bin ‘Abdullah bin Syeikh bin ‘Abdullah bin Muhammad bin Hussin bin Ahmad Shohib asy-Syi’ib bin Muhammad Asghar bin ‘Alwi bin Abu Bakar al-Habsyi bin ‘Ali bin Ahmad bin Muhammad Asadullah bin Hasan at-Turabi bin ‘Ali bin al-Faqih al-Muqaddam Muhammad bin ‘Ali bin Muhammad Shohib Mirbath bin ‘Ali Khali’ Qasam bin ‘Alwi bin Muhammad bin ‘Alwi bin ‘Ubaidullah bin al-Muhajir Ahmad bin ‘Isa bin Muhammad an-Naqib bin ‘Ali al-‘Uraidhi bin Ja’far ash-Shodiq bin Muhammad al-Baqir bin ‘Ali Zain al-‘Abidin bin Hussin as-Sibth utera kepada Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fathimah al-Zahra...

Manaqib Imam Al'Aydrus

Gambar
Imam Al Aydrus Al Akbar "Beliau adalah Habib Abdullah Al Aydrus bin Abu Bakar As- Sakran (Imam Al Aydrus Al Akbar), kepala para sadah Alawiyyin, pemilik kharisma dan keagungannya . Pembawa bendera orang-orang arif dan pemuka dari para wali di zamannya" Syahidul Hal: Dengan keagungannya Tarim mendapat kemuliaan bagaikan purnama yang tampak dengan kesempurnaan sinarnya. Barisan para wali terkumpul bagaikan ka’bah yang berkilau di masanya. Dari para pengamal ketaatan, yang rukuk, yang bersujud, yang tawaf tidak melepaskan ihramnya. Dengannya bulan-bulan kebahagiaan menjadi murni, andaikan tampak di kegelapan akan menyirnakan gelap gulitanya. ~ Syekh Abdullah bin Abdurrahman Ba Wazir, dikutip dari kitab “Tarikh Hadramaut” Hal. 765. Pembukaan Segala puji bagi Allah S.w.t, yang telah menyemayamkan mahkota pada setiap awal zaman kepada para tokoh dan Syekh pembimbing yang sempurna, menjadikan hikmah sebagai sumber makrifat untuk sampai kepada tujuan. Para pemuka aga...